Pembelajaran Online Guru Elektronik

SMKN2 TgBalai | Rangkaian Elektronik | Bahan Ajar | Soal Online | Online Earning

Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Siswa

Secara teori sebenarnya banyak metode yang dapat dilakukan oleh guru untuk cara mengatasi siswa yang kurang percaya diri sehingga pada saat pembelajaran di kelas siswa bisa menumbuhkan dan meningkatkan kepercayaan dirinya. Saat siswa telah berani mengutarakan ide yang bersumber dari diri sendiri di hadapan guru dan siswa lainnnya ini sebagai contoh sikap percaya diri dalam kelas berarti sang guru sudah berhasil memancing keluar kepercayaan dir muridnya.

believe in your self

Rasa percaya diri ‘self confidence‘ ini sangat penting agar dimiliki siswa untuk mempelajari sesuatu di kelas yang diampu guru. Bahkan untuk tidak mencontek di saat ujian dan menjawab sesuai kemampuan diri juga adalah manifestasi dari perilaku yang mencerminkan percaya diri. Oleh karena itu seorang guru perlu melakukan cara-cara khusus agar setiap siswa memiliki inisiatif dalam berbagai hal dan keadaan.

Tujuan Pembelajaran yang Realisitis untuk Dikuasai Siswa

Sebenarnya dikurikulum 2013 terbaru tujuan pembelajaran semua sudah di tentukan di draft kurikulum tersebut. Hanya saja kita sebagai guru yang menerapkan langsung dilapangan perlu mempoles tujuan pembelajaran tersebut sesuai dengan keadaan sekolah dan siswa yang kita bimbing.

Apakah tujuan pembelajaran ini terlalu mudah atau sulit untuk dicapai siswa? perlu dipertanyakan. Menetapkan tujuan pembelajaran yang terlalu mudah akan membuat siswa menjadi bosan dan tidak merasa tertantang, sebaliknya menentapkan tujuan pembelajaran yang terlalu sulit akan membuat mereka patah semangat dan membuat mereka kehilangan rasa percaya diri karena mereka tidak punya keyakinan akan mampu mencapainya.

Guru Menunjukkan Antusiasme Mengajar

Guru yang menunjukkan antusiasmenya saat mengajar di kelas secara langsung juga akan mengalirkan energi positif kepada siswa-siswanya untuk percaya diri. Antusiasme yang dimiliki guru mencermin rasa percaya dirinya di depan kelas. Ini akan tertular kepada siswa-siswanya.

Dengan menguasai materi pembelajaran misalnya bukan melihat teks book seorang guru sudah memberikan asumsi antusiasme dalam mengajar. Apalagi seorang guru  elektronika yang menguasai praktik benda kerja seperti karya sang guru akan memberikan semangat bagi siswa bahwa mereka akan berkata proyek ini saya harus bisa.

baca juga :

4 Tipe Guru Menurut Sikap dan Perilakunya

Feedback / Umpan Balik Positif

Seorang guru bisa memberi pujian bermacam-macam seperti : Ambil foto dirinya beserta benda kerjanya kemudian upload di media sosial dan beri caption siswa tercepat dalam rakitan papan nana berjalan 7 huruf.  Istilah umpan balik positif adalah sebuah umpan balik yang diberikan oleh seorang guru ketika siswanya berhasil melakukan suatu tugas atau mampu menyelesaikan suatu permasalahan dalam pembelajaran dengan baik. Bentuknya bisa bermacam-macam bisa memanfaatkan jejaring sosial yang digeluti siswa dan seringkali sangat sederhana tetapi amat penting untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka.

10 The Best Student of The Month (XI AV 2017)

Bisa juga memberikan kepercayaan untuk menjadi tutor sebaya kepada teman lainnya dalam menyelesaikan proyek work akan semakin meningkatkan rasa percaya diri siswa tersebut. Misalnya, jika kamu bantu permasalahan si Yasin kenapa rangkaiannya tidak work kamu akan beri tambahan nilai sebagai tutor sebaya.

Berpartisipasi dalam Proses Pembelajaran

Untuk kegiatan pembelajaran yag berbasis proyek guru membutuhkan tenaga ahli yang banyak sehingga dapat membantu murid lainnya yang memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Murid di dalam kelas sangat unik dan tidak ada yang sama, ada yang cepat mengetahui, ada pula yang perlu bimbingan khusus oleh karena itu guru perlu mengenal mereka satu per satu secara mendalam termasuk kemampuan mereka. Sehingga dalam proses pembelajaran siswa yang memiliki kemampuan yang diatas rata-rata kita beri kesempatan untuk berpartisispasi dengan membantu kesulitan siswa lainnya. Istilah ini disebut tutor sebaya.

Memberikan kesempatan tampil di kelas kepada seluruh siswa akan menumbuhkan rasa percaya diri mereka dan tidak akan membuat beberapa siswa menjadi tersisih dan kehilangan kepercayaan diri. Ketika guru menyediakan aktivitas pembelajaran, berikanlah kepada setiap siswa kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.

Pembelajaran Sinyal Dasar Audio

Yakinkan Bahwa Kegagalan Adalah Awal dari Kesuksesan yang Tertunda

Banyak siswa yang melakukan praktik saat pembelajaran dan mengalami kegagalan dengan benda kerjanya berikan keyakinan bahwa hal tersebut lumrah. Semua orang pernah melakukan kesalahan, dan dari kegagalan tersebut akan muncul inisiatif, kenapa rangkaian saya tidak work ? maka siswa akan terus menggali dan menggali dan ketika proyeknya berhasil siswa telah belajar menyelesaikan masalahnya dengan teori belajar dari kesalahan.

Memiliki tanggung jawab yang tinggi terhadap dirinya sendiri dan memiliki cara pandang yang positif terhadap diri sendiri, orang lain dan situasi sekitar dan akan tumbuh harapan yang pasti, sehingga melakukan dan menerima segala sesuatu dilihat dari sisi positif dan negatifnya.

Ajaklah mereka merefleksi bagian mana yang masih kurang sempurna, bagian mana yang salah, dan bagian mana yang harus diperbaiki atau dikuasai. Ketika guru menunjukkan bahwa hal itu adalah hal yang sangat manusia maka mereka tidak akan pernah merasa takut atau terancam jika berpartisipasi walaupun membuat ketidaksempurnaan dan kesalahan.

Koreksi Kesalahan Siswa pada Bagian Terpenting (Krusial)

Di kelas seringkali ada siswa yang melakukan suatu hal atau tugas pembelajaran dengan kesalahan yang amat fatal dan banyak. Mereka tidak dapat menanggung koreksi secara panjang lebar sehingga seakan-akan mereka menjadi dihakimi dalam pembelajaran guru.

Tetap berikan pujian seperlunya bahwa mereka berani tampil dan berpartisipasi. Misalnya saya buat dalam bentuk artikel diweb ini siswa juru kunci XI tek av 2017. Lalu koreksilah sebagian kesalahan itu pada bagian-bagian terpenting dan krusial saja dulu. Tidak ada seorangpun yang dapat memperbaiki sebuah kesalahan fatal dengan sekali koreksi. Berikan mereka kesempatan yang lebih banyak sehingga perbaikan dapat dilakukan sedikit demi sedikit secara bertahap.

Percaya dan yakin akan kemampuan dan potensi diri sendiri, sehingga pujian, pengakuan, ataupun rasa hormat dari orang lain tidak menjadi tolak ukur bagi mereka yang masih gagal. Tidak terdorong untuk menunjukkan sikap konformis demi diterima oleh orang lain atau kelompok. Berani untuk menerima dan menghadapi penolakan orang lain. Mempunyai pengendalian diri yang baik (tidak mudah marah dan emosi). Memandang keberhasilan atau kegagalan tergantung dari usaha dan kerja keras diri sendiri. Tidak mudah menyerah pada nasib, keadaan serta tidak mudah tergantung pada orang lain adalah target rasa percaya diri

Ciptakan Suasana Pembelajaran yang Nyaman dan Aman

Kelas yang di dalamnya nyaman dan aman bagi siswa untuk menunjukkan bagaimana kemampuannya, siapa dirinya, apa yang diketahuinya, akan membuat semua siswa yang ada di kelas itu berani tampil dengan percaya diri. Jangan biarkan tawa pecah ketika seorang siswa melakukan kesalahan, penampilan yang kurang bagus, apalagi adanya nada-nada ejekan.

Tanamkan kepada semua siswa bahwa bagaimanapun hasil penampilan temannya, jangan pernah menertawakan. Wajar jika salah satu dari mereka belum bisa, masih salah, sedikit gugup, dan sebagainya karena semua masih dalam tahap belajar.

Dari artikel diatas sebenarnya sudah dapat diambil simpulan bukan saja cara menumbuhkan rasa percaya diri pada siswa tetapi berkembang dengan berbagai contoh sikap percaya diri di sekolah, contoh sikap percaya diri di rumah, contoh sikap percaya diri dalam kehidupan sehari-hari bahkan contoh percaya diri di lingkungan masyarakat.

Proses pembelajaran akhirnya adalah bagaimana siswa bisa tampil di rumah dan sekitar lingkungannya menjadi baik dan berakhlak dengan percaya diri dengan berbagai potensi yang dimilikinya.

BJGP-Rizal, Pembelajaran Online Guru Elektronik © 2016 Guru Ngeblog Theme