Pembelajaran Online Guru Elektronik

SMKN2 TgBalai | Rangkaian Elektronik | Bahan Ajar | Soal Online | Online Earning

Cara Mudah Mengukur dan Mengecek Kapasitor Elektrolit dengan Multitester Analog

Penggunaan multitester dalam pengukuran komponen sangat perlu diketahui. Seolah pedang bagi pendekar begitu juga multimeter adalah senjata bagi seorang teknisi elektronika. Misalnya cara mengukur kapasitor keramik atau mengukur kapasitor kipas angin, jika tidak memahami prinsip pengukuran kapasitor kipas angin dengan multitester maka akan kesulitan.

Sebenarnya cara mengukur kapasitor keramik dengan multitester adalah salah satu dari banyak fungsi dari tester komponen. Kemaren kita sudah mengukur led dengan multitester, dioda dan trafo. Semuanya menggunakan alat yang bernama multimeter atau avometer.

Cara mengukur elco (Electrolit Condesator) dengan multitester analaog maksudnya untuk mengetahui bahwa elko atau kapasitor tersebut masih bagus (baik) atau sudah rusak. Karena pada dasarnya untuk mengukur nilainya tidak bisa dengan multimeter, kita hanya bisa mengecek reaksi dari elko tersebut dengan simpangan jarum pada tester analog ini.

Cara Menghitung Kode Kapasitor

Pada dasarnya elco memiliki satuan Farad misalnya 10.000uF / 25V berarti nilainya 10.00 mikro Farad dengan tegangan maksimum 25 Volt. Besarnya kapasitas dalam kapasitor ini tidak bisa diukur dengan multimeter analog ini, tapi untuk mengetahuinya hanya dengan melihat respon jarum penunjuk yang menyimpang sedangkan besarnya tidak bisa diukur dengan alat ini.

Elco memiliki dua buah kutub yaitu positif dan negatif, untuk itu dalam pemasangannya tidak boleh terbalik, berbeda dengan kapasitor lainnya yang boleh dibolak balik seperti milar, keramik, tantalum dan sebagainya. Untuk mengukurnya sebaiknya gunakan Multi meter atau Ohm meter analog atau biasa yang orang hafal adalah AVO meter jangan yang digital, karena untuk menentekukan Elco masih bagus atau rusak dengan melihat gerak pada jarum analog.

Cara Mengukur Elektrolit Kondensator dengan mudah

Pastikan Saklar selector Multi meter berada pada Ohmmeter pada x 1 atau x 10 dengan ketentuan :

  • Jika Elco berkapasitas kecil misalnya 10uF atau 1uF maka arahkan selector pada x Ohm pada posisi 1k atau x1ok,
  • Namun jika Elco berukuran besar misalnya 10.000 uF arahkan Selector pada batas ukur ohm yang kecil seperti x 1 atau x 10 ohm.
  • Setelah itu tempelkan kedua ujung Multimeter pada masing-masing kaki elco.sambil memperhatikan jarum multimeter tanpa harus diperhatikan kutub positip atau negatif elko tersebut.
  • Jika jarum bergerak menuju skala tertentu kemudian kembali lagi menuju skala 0 (mentok kekiri) berarti Elco masih dalam keadaan baik atau bagus,
  • Namun bila jarum bergerak menuju skala tertentu dan kembali tidak sampai ke 0 (mentok ke kiri) berarti elco dalam keadaan setengah baik/ setengah rusak.
  • Jika Elco bergerak sampai mentok dan tidak kembali, berarti elco sudah konslet (terjadi hubung singkat).
  • Jika Elco tidak bergerak sama sekali berarti elco sudah putus dan tidak bisa digunakan lagi.

Untuk lebih jelas bisa lihat video tutorial elektronika dasar tentang komponen ELKO

Cukup mudah buka cara mengecek elco yang sudah rusak atau belum. Sebagai tambahan jika kita hendak mengukur elco yang bertegangan tinggi misalnya 250V atau 450V sebaiknya dikonsletkan terlebih dahulu dengan menghubungkan kedua kaki elco (biasanya ada percikan api bahkan bisa berbunyi) Setelah itu elco bisa diukur. hal ini bertujuan juga agar Multi meter tidak cepat rusak.

Pada praktiknya di komponen elektronika komersial seperti kipas angin terdapat elkodengan kapasitas besar sehingga mengeceknya sama seperti pengukuran yang telah kita ceritakan diatas.

BJGP-Rizal, Pembelajaran Online Guru Elektronik © 2016 Guru Ngeblog Theme