Pembelajaran Online Guru Elektronik

SMKN2 TgBalai | Rangkaian Elektronik | Bahan Ajar | Soal Online | Online Earning

Social Experiment Islam, CADAR yang bikin Pro-Kontra

Ketika Video Viral Cadar Peluk saya pertama kali di Jakarta di Share di sosial media menjadi inspirasi komunitas hijab dan para pemuda hijrah di daerah lain untuk membuat nuansa yang sama dengan tagar Ada Apa Dengan Cadar (AADC).

Sejujurnya, sebagai muslim ketika pertama sekali melihat video tersebut tidak dapat dipungkiri bahwa adegan tersebut memberikan suasana hati yang sejuk. Seolah untuk sementara anggapan bahwa CADAR adalah identik dengan Teroris seperti yang sedang trend di tanah air saat ini. Air mati menetes dan turut senang dengan respek positif dari masyarakat sekitar merupakan angin segar bagi para pengguna jilbab cadar ini.

Sebenarnya maksud dengan di buatnya social experiment tentang cadar ini ingin memberitahukan kepada khalayak ramai bahwa mereka tidak berbahaya dan tidak aneh. Hanya saja karena kostum sunnah hijab penutup aurat di negeri ini hanya sebatas wajah sehingga ketika ada yang menggunakan full Purdah menjadi agak aneh sehingga seolah-olah mengerikan.

Video viral wanita bercadar peluk saya di youtube memberikan banyak komentar, dimulai dengan yang simpatik sampai yang menghina ataupun menjelekkan menganggap tidak sepantasnya wanita bercadar dipajang di jalanan.

Setiap sebuah aksi pasti ada reaksi apakah itu mendukung ataupun tidak. Respek atau acuh dan cuek itu syah-syah saja karena setiap orang memiliki sudut pandang tersendiri dengan nalar yang berbeda sehingga tidak bisa kita paksakan.

Seperti halnya kemaren ketika ajakan untuk menonton film 212 the power of love juga penuh kritik dan dukungan. Yah itulah hidup tidak semuanya yang dianggap baik akan diterima baik oleh orang lain.

Terlepas dari pro dan kontra video viral sosial eksperimen wanita bercadar ini setidaknya memberikan gambaran bahwa kaum yang tidak seakidah disekitar kita masih memiliki respek dengan kostum hijab sempurna tersebut. Walaupun yang membikin ricuh dengan penyalahan aksi malah datang dari saudara Muslim sendiri.

Bersyukur masih ada sebuah generasi yang melakukan penelitian hijaber ini di muka umum untuk melihat reaksi masyarakat sekitar sehingga dengan adanya video viral ini hijab cadar tidak lagi ditakuti dan tidak menjadi barang aneh dan efeknya kalau saya sendiri pribadi melihat di masyarakat tren cadar mulai di gemari oleh para remaja putri.

Kita hanya bisa berencana dan berbuat tetapi dibalik semua itu hidayah atau azab kita tidak bisa menjudge mereka. Minimal ketika kita tidak bisa berbuat mohon untuk tidak mencela. Wallahu A’lam Bishawab

Updated: May 28, 2018 — 3:02 am
BJGP-Rizal, Pembelajaran Online Guru Elektronik © 2016 Frontier Theme