Pembelajaran Online Guru Elektronik

SMKN2 TgBalai | Rangkaian Elektronik | Bahan Ajar | Soal Online | Online Earning

Layout PCB Rangkaian Inverter DC ke AC Sederhana

Guru Elektronik – Mungkin saat ini banyak beredar di toko-toko eektronik tentang kit inverter dc to ac 1000 watt, 2000 watt, 3000 watt bahkan 5000 watt. Biasanya komponen yang digunakan cukup komplit sehingga menghasilkan daya yang besar seperti itu. Bahkan ada saat ini rangkaian inverter dc ke ac tanpa trafo biasanya seperti menyalakan lampu hanya menggunakan baterai langsung tanpa trafo.

Pengertian Inverter dan Cara kerja Inverter

Rangkaian Inverter adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mengubah arus listrik searah (Direct Current) menjadi arus listrik bolak balik (Alternating Current). Output suatu inverter dapat berupa tegangan AC dengan bentuk gelombang sinus (sine wave), sinus modifikasi (sine wave modified) dan gelombang kotak (square wave). Inverter mengkonversi tegangan DC dari perangkat seperti baterai, solarcell atau sumber tegangan yang lain menjadi tegangan AC. Tegangan DC biasanya yang dipakai adalah 12 V atau 24 V dengan keluaran tegangan AC 220 V seperti tegangan jaringan listrik PLN pada umumnya.

baca juga:

CAra membuat robot sederhana tanpa program atau software

Layout PCB Rangkaian Lampu Disco 5 Watt

Inverter dalam proses konversi tegangn DC menjadi tegangan AC membutuhkan suatu penaik tegangan berupa step up transformer. Sine wave inverter, yaitu inverter yang memiliki tegangan output dengan bentuk gelombang sinus murni. Inverter jenis ini dapa memberikan supply tegangan ke beban (Induktor) atau motor listrik dengan efisiensi daya yang baik.

Sine wave modified inverter, yaitu inverter dengan tegangan output berbentuk gelombang kotak yang dimodifikasi sehingga menyerupai gelombang sinus. Inverter jenis ini memiliki efisiensi daya yang rendah apabila digunakan untuk mensupplay beban induktor atau motor listrik. Walaupun bukan rangkaian inverter dc ke ac 2000 watt yang berdaya besar.

Square wave inverter, yaitu inverter dengan output berbentuk gelombang kotak, inverter jenis ini tidak dapat digunakan untuk mensupply tegangan ke beban induktif atau motor listrik.

Cara Membuat dan Merakit Inverter Sederhana

Dalam merakit Inverter, pertama yang harus disiapkan adalah skema inverter yang akan dirakit. Dalam merakit harus dipasang komponen yang kecil dan mempunyai ketinggian yang terendah terlebih dahulu. Setelah itu baru dipasang komponen yang lebih tinggi, demikian seterusnya. Perlu di catat bahwa artikel ini bukan cara membuat inverter 1000 watt tetapi pada daya rendah.

Inverter yang dibuat disini masih sederhana, dimana bentuk gelombang keluaran dari transformator berbentuk kotak. Ini menyebabkan Inverter tidak bisa dipakai untuk beban Induktif semisal pompa air, kulkas atau mesin cuci.

Pertama yang harus disiapkan adalah skema inverter yang akan dirakit. Banyak skema inverter yang dapat di lihat di internet dan dapat dipraktekkan untuk dibuat. Namun banyak yang enggan untuk mencobanya karena ragu-ragu antara berhasil atau gagal. Belum lagi komponen yang tidak ada dipasaran.

Disini saya sebagai Guru elektronik online akan kembali memberikan cara merakit rangkaian inverter sederhana sebelumnya juga saya sudah membuat artikel yang serupa pada tahun 2013 kemarentunjukkan salah satu skema rangkaian inverter yang telah penulis coba dan berhasil dengan baik. Serta akan diterangkan bagaimana cara merakit dan mengetesnya.
Skema rangkaian inverter seperti gambar berikut :

rangkaian_inverter sederhana

Gambar 1. Skema rangkaian Inverter

Berikut adalah rancangan PCB (Printed Circuit Board), dan tata letak komponen dari skema rangkaian Inverter sedehana diatas.

INVERTER_PCB

Gambar 2. PCB Inverter

Gambar diatas memperlihatkan contoh rancangan PCB dan tata letak komponennya. Rancangan PCB ini sudah dicoba dan berhasil dengan baik. Silahkan yang mau mencobanya untuk membuat PCB nya terlebih dahulu.
Kita dapat membuat PCB dengan model cetak sablon, hanya memang perlu waktu. Atau mengingat jumlah komponen hanya sedikit tidak terlalu komplek kita bisa membuat di PCB lubang untuk IC (Integrated Circuit) yang banyak dijual dipasaran. Gambar PCB lubang untuk IC seperti terlihat pada gambar dibawah.

Sebelum merakit, sebaiknya siapkan dulu peralatan untuk menyolder, dan siapkan juga komponen yang dibutuhkan untuk dirakit. Tidak boleh ketinggalan ialah PCB nya,

Rakit atau pasanglah komponen yang kecil dan mempunyai ketinggian yang terrendah terlebih dahulu. Misalkan jika ada kabel jumper, lebih baik dipasang paling awal dulu. Berikutnya adalah resistor, jika ada resistor yang ¼ watt dan ½ watt, maka yang dipasang adalah yang ¼ watt terlebih dahulu. Setelah itu pasanglah IC (CD 4047) akan lebih baik lagi jika menggunakan socket. Jika menggunakan socket, yang dipasang atau disolder duluan adalah socketnya terlebih dahulu. Sementara IC CD4047 dipasang ke socketnya paling terakhir saja. Ini berguna melindungi IC agar tidak rusak saat menyoder karena terlalu panas, atau terkena listrik statis.

Berikutnya pasanglah komponen VR1 (Variable Resistor), kapasitor C2, LED, Mosfet IRFP 140 dan terakhir kapasitor C1. Selanjutnya solderlah atau pasang kabel untuk ke aki/baterai atau ke sumber tegangan dan kabel yang ke Transformator. Disini kita mencoba menggunakan Transformator CT 9V atau 12V / 5 Ampere. Gambar rangkaian Inverter yang selesai dirakit seperti gambar dibawah.

Inverter Sudah Jadi

Gambar 4. Inverter yang telah dirakit

Pengetesan

Setelah rangkaian Inverter selesai dirakit, berikutnya adalah pengukuran dan pengetesan fungsi dari rangkaian Inverter ini. Berikut pengukuran dengan menggunakan Oscilloscope.

Setelah rangkaian Inverter selesai dirakit, berikutnya adalah pengukuran dan pengetesan fungsi dari rangkaian Inverter ini dengan Oscilloscope. Jika pengukuran frekuensi kurang atau lebih dari 50Hz, bisa mengatur VR1 (100K) untuk menepatkan agar frekuensi tepat 50Hz.

baca juga :

Cara Membuat Rangkaian Flip-Flop dengan beban Lampu 5 Watt

Langkah pertama ukurlah keluaran R4 dan R5 yaitu kaki yang terhubung ke Gate Mosfet, dengan menggunakan Oscilloscope double Chnnel.

Gelombang ini keluaran dari IC CD4047 (Monostable/Astable Multivibrator). Terlihat dilayar hasil pengukuran frekuensinya sebesar 50,12 Hz dengan Duty Cycle 50,02%. Ini sudah sangat dekat dengan yang diharapkan dari rangkaian Inverter ini yaitu frekuensi 50Hz dan Duty Cycle 50%. Jika pengukuran frekuensi kurang atau lebih dari 50Hz, bisa mengatur VR1 (100K) untuk menepatkan agar frekuensi sebesar 50Hz. Pengukuran disini menggunakan Oscilloscope Digital sehingga bisa menampilkan frekuensi yang terukur dan Duty Cycle. Apabila menggunakan Oscilloscope analog, maka perlu melihat lebih teliti lagi agar frekuensi tepat 50Hz dengan cara mengitung periode sinyalnya yaitu sekitar 20mS. Atau dapat menggunakan Frequency Counter untuk mengukur frekuensi keluaran IC CD4047.

Apabila tidak tersedia Oscilloscope maupun Frequency Counter, dapat dipergunakan cara berikut untuk mendapatkan frekuensi inverter sekitar 50Hz, yaitu dengan cara mengatur VR1 pada posisi trimpot di tengah putaran.

Selanjutnya hubungkan keluaran rangkaian Inverter ini ke Transformator, sesuai seperti gambar skema. Dimana kaki drain Mosfet keduanya dihubungkan ke transformator pada bagian sekunder (AC 12V) dan CT dari Transformator ke sumber tegangan (baterai/aki). Periksalah keluaran Transformator yaitu bagian primer ( antara 0 dan 220V AC) dengan multimeter. Perhatikan untuk mengukur bagian ini, posisi saklar pemilih multimeter pada posisi AC diatas tegangan 220V.

Jika tegangan pada bagian primer transformator sudah keluar dan terukur sekitar 220V AC, maka langkah selanjutnya adalah mengetes Inverter ini dengan beban lampu pijar. Bisa di bebani lampu pijar 15W, 25 W atau 60W. Saat dibebani lampu, perhatikan tegangan keluaran transformator, jika tegangan turun (drop) coba besarkan transformatornya, mungkin kurang besar dayanya. Bisa dicoba menggunakan transformator 12V CT 10A.

Kelebihan dan kekurangan Rangkaian Inverter Sederhana

Kelebihan dari Inverter sederhana ini adalah :

  • Rangkaian sederhana
  • Tidak banyak membutuhkan komponen
  • Komponen murah dan mudah didapat dipasaran
  • Keberhasilan tinggi

Kekurangan dari Inverter sederhana ini adalah :

  • Bentuk gelombang keluaran kotak, tidak cocok untuk beban Induktif (Pompa air, Kulkas, dll)
  • Daya yang dihasilkan masih terbatas tidak cukup besar
  • Semakin besar beban, semakin besar transformator yang dibutuhkan
  • Bagus ada beban lampu pijar dan TL

Search : rangkaian inverter 500 watt, rangkaian inverter 1200 watt, rangkaian inverter 100 watt

BJGP-Rizal, Pembelajaran Online Guru Elektronik © 2016 Guru Ngeblog Theme