Pembelajaran Online Guru Elektronik

SMKN2 TgBalai | Rangkaian Elektronik | Bahan Ajar | Soal Online | Online Earning

Kadang saat di ‘DALAM’ lebih Tawajuh daripada ketika di ‘LUAR’

Dakwah dari pintu kepintu terus menerobos masuk keberbagai lini bahkan sampai sel ke sel melalui bantuan ALLAH SWT. Seolah ini membuktikan bahwa dimanapun kita berada haruslah tetap saling mengingatkan bagaimana pentingnya Berbagi dalam semua hal yang dianjurkan Rasulullah SAW. Dunia Sementara Akhirat Selama-lamanya setelah kehidupan ini ada alam lain setelah kematian.

Sedikit kisah dakwah di Polres Tanjungbalai :

Rutinitas ahbab dakwah dari kepolisian BHABIN Kel Karya Bripka Irvan Lendi sebagai Da’i di jajaran PolresTanjungbalai mengajak ahbab lain untuk bisa saling memberi pencerahan bukan hanya dari Mesjid ke Mesjid. Program yang dikenal dengan BinRohTal (Pembinaan Rohani dan Mental) di Polres Tanjungbalai tidak hanya dikalangan aparatur kepolisian tetapi juga kepada para tahanan yang sedang TRANSIT di penjara Polres tersebut.

Setiap Kamis pagi dari pukul 8.00 Wib s/d 9.00 Wib pengajian dikhususkan untuk para aparat kepolisian di Musholla area Polres Tanjungbalai. Setelah selesai di kalangan petugas selanjutnya pukul 9.00 Wib s/d 10.00 Wib giliran para tahanan di berikan wejangan bagaimana pentingnya hidup berbekal AGAMA.

dakwah penjara polres Tanjungbalai

Ketika giliran bagi para orang yang terciduk ini suasana lebih Tawajuh dapat dirasakan. Sebab mereka seolah-olah dalam keadaan bersalah karena telah lalai dari berbagai hal baik dengan keluarga, masyarakat maupun perintah Allah SWT.

Bagaimana tidak, dahulu saat mereka di ‘luar’ ketika diajak untuk mendengarkan tausiyah agama di mesjid mereka bungkam dan sibuk dengan kegiatan dan aktifitas masing-masing. Seolah-olah pekerjaan itu tidak bisa ditinggalkan walaupun sesaat. Panggilan Allah ketika Azan berkumandang mereka anggap seperti jam beker penanda waktu saja.

Kini saat mereka di ‘dalam’ mereka dipaksa untuk mendengarkan yang dahulunya mereka seperti tidak ambil pusing tentang tausiyah apa yang disampaikan oleh para pekerja Da’wah dari pintu ke pintu ini. Ternyata walaupun dalam keadaan seperti itu mereka Tawajuh mendengarkan firman Allah SWT dan Sabda Rasulullah SAW.

Setiap kejadian harus kita ambil i’tibar. Pasti ada tarbiyah yang akan diberikan setiap perkara yang berlaku di dunia ini. Yang terpenting bagi kita, jangan sampai merasa lebih baik dari mereka yang berada di ‘dalam’. Ketika kita memiliki keluangan waktu dan rezki tetap temuilah mereka karena saat mereka di ‘dalam’ mereka membutuhkan support agar mereka bisa berubah menjadi lebih baik ketika keluar nantinya.

irvan lendi polisi tanjungbalaiMereka ibarat seperti kita saat berangkat 3Hari, 40Hari ataupun 4Bulan. Tidak bisa bertema keluarga, istri, anak, pekerjaan, sawah, ladang dan semua kegiatan rumah. Waktu mereka hanya menunggu dan menunggu. Jika waktu itu diisi dengan amalan dakwah seperti ta’lim agama, zikir, shalat berjema’ah, tahajjud, dhuha, membaca al-qur’an menghafal do’a-do’a masnunah insyaAllah mereka akan keluar nantinya menjadi manusia yang lebih baik.

Setelah tausiyah agama sekitar 30 menit dilanjutkan dengan Do’a dan “bentang safrah” alias berbagi sedikit makanan ringan untuk para tercyduk bukan hanya makanan rohani yang kita berikan juga santapan jasmani juga kita bisa berbagi walaupun tidak banyak.

irvan lendi polisi tanjungbalai

irvan lendi polisi tanjungbalai

Bripka Irvan Lendi polisi Tanjungbalai bersama Baharuddin Ja’far

Terimakasih kepada bapak Kapolres Tanjungbalai dan beserta staf jajarannya telah memberikan kesempatan sehingga bisa ikut dalam program binrohtal di Polres Tanjungbalai. Semoga bapak KaLapas Tanjungbalai bisa mengikuti jejak program ini sehingga bimbingan di dalam lapas yang penuh sesak tersebut bukan hanya ceremonial belaka. Aamiin..

Updated: November 10, 2017 — 8:11 am
BJGP-Rizal, Pembelajaran Online Guru Elektronik © 2016 Guru Ngeblog Theme